Mengenang Prestasi Sir Bobby Robson

Dari sedikit pelatih asal Inggris yang pernah melatih di Liga Spanyol, mendiang Sir Bobby Robson adalah salah satunya. Pelatih yang meninggal di usia 76 tahun (31 Juli 2009) menangani Barcelona pada musim 1996-1997.

Agen judi bola terpercaya di indonesia mengatakan meski hanya semusim, pelatih yang pernah menangani FC Porto itu terhitung sukses bersama Blaugrana –julukan Barcelona. Pada musim tersebut, Robson berhasil mempersembahkan tiga trofi bagi publik Estadio Camp Nou yakni Piala Winner, Supercoppa de Espana dan Copa del Rey.

Piala Winner yang saat ini sudah tak lagi dipertandingkan, merupakan kompetisi yang mempertemukan kampiun piala domestik. Saat itu, Barcelona menang 1-0 atas Paris Saint-Germain (PSG) di partai puncak lewat gol tunggal pesepakbola legenda asal Brasil, Ronaldo Luiz Nazario de Lima.

Kemudian di Copa del Rey, Barcelona harus bersusah payah saat menghadapi Real Mallorca. Setelah bermain 1-1 hingga 120 menit berakhir (30 menit babak tambahan), Barcelona menjadi kampiun setelah menang adu penalti 5-4.

Sementara di awal musim, Barcelona menjadi kampiun Supercoppa de Espana setelah menundukkan Atletico Madrid. Setelah melewati dua pertemuan, Barcelona menang 6-5 atas Los Colchoneros –julukan Atletico.

Sir Bobby Robson Meninggal Karena Kanker

Mengenang Prestasi Sir Bobby Robson

Sir Bobby Robson

Sir Bobby Robson tampil di hadapan publik untuk terakhir kalinya pada pertandingan amal yang digelar di St James’ Park, Minggu, 26 Juli 2009. Laga ini dihelat tepat lima hari sebelum mantan bintang Fulham ini meninggal dunia setelah sekian lama berjuang melawan kanker.

Agen bola terpercaya dan murah melihat pertandingan di markas Newcastle United itu adalah laga ulang semi-final Piala Dunia 1990 antara Inggris dan Jerman Barat. Ketika itu The Three Lions, yang diarsiteki Robson, kalah dari Jerman lewat adu penalti. Namun inilah pencapaian terbaik Inggris sejak menjadi kampiun Piala Dunia 1966, sekaligus menjadi laga terakhir Robson setelah delapan tahun membesut timnas sebelum akhirnya melanjutkan karier di berbagai klub top Eropa.

Tapi hasil sebaliknya terjadi di laga amal di St James’ Park, dengan Robson tampil sebagai penonton di tribun VIP. The England XI, berisi sejumlah pemain yang berlaga di 1990 termasuk Peter Shilton dan Paul Gascoigne, menekuk Jerman, yang diperkuat Lothar Matthaus, 3-2 di hadapan hampir 30.000 penonton.

Jerman sebenarnya unggul cepat hingga skor 2-0 saat laga baru berjalan 18 menit, namun Inggris mampu menyamakan kedudukan sebelum turun minum. Akhirnya, pahlawan Newcastle Alan Shearer menjadi pembeda melalui gol penalti di menit ke-79 untuk memastikan kemenangan tim Robson.

Karier Robson menurut agen bola terpercaya bank bri sendiri tidak berhenti hanya sampai menukangi timnas Inggris. Ia kemudian menjadinjuru latih sejumlah tim, termasuk PSV Eindhoven (1990-90 dan 1998-99), Sporting (1994-96), Barcelona (1996-97) dan terakhir Newcastle United (1999-2004). Selama itu, Robson didiagnosa kanker di lima kesempatan berbeda. Diagnosa terakhirnya terjadi pada 2007 dan setahun kemudian, ia meluncurkan Bobby Robson Foundation untuk mendanai penelitian kanker, deteksi serta pengobatan.

Saat meninggal dunia, Bobby Robson Foundation mampu mengumpulkan dana £1,6 juta namun angka tersebut meningkat menjadi £2 juta di akhir 2009.

Sir Bobby Robson Merupakan Pelatih Dengan Banyak Gelar

Pelatih legendaris Inggris, Sir Bobby Robson meninggal dunia pada 31 Juli 2009. Robson menghembuskan napas terakhir usai tak kuasa lagi menahan rasa sakit akibat penyakit kanker yang diidap selama bertahun-tahun. Hebatnya lima hari sebelum wafat, pada 26 Juli 2009, Robson masih sempat menghadiri laga testimoni untuknya di Stadion St. James Park, Newcastle, Inggris.

Agen judi bola terpercaya bank bri melihat laga ini terasa istimewa karena melibatkan skuat timnas Inggris yang dilatih Robson ketika tampil di Piala Dunia 1990. Sementara itu, lawan yang diundang pada laga testimoni adalah skuat timnas Jerman. Lawan yang notabene menjungkalkan Inggris di semifinal Piala Dunia ketika itu.

Robson layak mendapat laga testimoni ini. Sepanjang karier sebagai pelatih, sosok yang lahir pada 18 Februari 1933 itu sudah memberikan banyak hal positif untuk sepak bola. Salah satunya ialah kemampuannya menciptakan seorang pelatih hebat.

Lihat saja pelatih-pelatih yang berhasil memenangkan gelar di liga top Eropa pada musim lalu. Sebelum sukses seperti sekarang ini, mayoritas pelatih-pelatih itu pernah berguru kepada Robson pada era 1990-an. Sebut saja manajer Chelsea, Jose Mourinho yang memenangkan Liga Primer Inggris 2014–2015. Lalu di Jerman, pelatih Bayern Muenchen, Pep Guardiola yang meraih gelar Bundesliga 2014–2015 juga pernah merasakan betapa hebatnya gaya kepelatihan Robson.

Pelatih jawara Ligue 1 2014–2015, Paris Saint-Germain, Laurent Blanc juga menjadi bagian dari skuat Barcelona pada 1996–1997 yang ketika itu sedang dilatih Robson. Di skuat itu, juga ada sosok Luis Enrique. Pelatih yang musim lalu membawa Blaugrana meraih tiga gelar prestise. Berkat Robson pula, Andres Villas-Boas kini dikenal sebagai pelatih muda berbakat dan membawa Zenit Saint Petersburg  menjadi juara Liga Primer Rusia musim 2014–2015.

Agen bola terpercaya bonus besar melihat Guardiola mengaku beruntung jadi salah satu pemainnya. Sebab, Guardiola mendapat pelajaran terkait nilai-nilai, cara menangani pemain, bagaimana bersikap saat menang atau kalah, dan fair play.

Pengaruh Robson juga dirasakan Luis Enrique. Berkat Robson, Enrique yang sempat ditempatkan sebagai bek kanan menjelma sebagai gelandang serang mematikan. Buktinya, usai dipindah tugas oleh Robson, Enrique sukses mencetak 17 gol untuk Barcelona pada 1996–1997.

Enrique mengatakan bahwa Robson selalu memuji dirinya. Enrique juga mengapresiasinya karena itulah tahun pertama bersama Barcelona. Bagi Enrique, Robson memiliki konsep permainan menyerang, gagasan yang jelas, dan sederhana.

Enrique juga menambahkan Bobby Robson merupakan sosok yang tak akan pernah mati. Bukan sekadar yang dia lakukan sepanjang kariernya. Tapi juga segala yang ia berikan kepada orang lain, termasuk Enrique.

Segenap kontribusi itu membuat FA memutuskan untuk menggelar laga perpisahan untuk Robson. Seluruh keuntungan dari pertandingan eks timnas Inggris vs eks timnas Jerman kala itu akhirnya disumbangkan kepada Sir Bobby Robson Foundation.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s