Tottenham Hotspur Terus Tempel Chelsea

Kemenangan Tottenham Hotspur dengan skor 4-0 saat menjamu Bournemouth pada hari Sabtu (15-4-2017) membuat tim asal London ini semakin ketat menempel sang puncak klasemen yaitu Chelsea. Gol pertama dalam pertandingan di White Hart Lane lahir di menit ke-16. Berawal dari situasi bola mati, si kulit bundar pada akhirnya menuju ke tiang jauh. Moussa Dembele jadi yang pertama merespons untuk menyepaknya ke dalam gawang Bournemouth.

Keunggulan Spurs bertambah hanya dalam hitungan tiga menit. Berawal dari kesalahan Bournemouth, bola lantas mengarah ke Harry Kane yang melakukan flick ke arah Son Heung-min. Tak buang peluang, Son membuat skor jadi 2-0. Pada babak kedua Spurs tampil menyerang, hasil nya tiga menit setelah memasuki babak kedua, Kane mencatatkan nama di papan skor.

Harry Kane menerima bola di kotak penalti, memenangi duel dengan bek lawan berkat gocekannya, lalu mengirim tembakan untuk membuat Spurs unggul 3-0. Memasuki menit injury time, Spurs memantapkan kemenangan. Tembakan pertama Vincent Janssen di tiang dekat masih bisa diblok Artur Boruc, tapi pemain pengganti Spurs itu mendapat kesempatan kedua dan tidak membuangnya.

Menurut catatan agen poker online uang asli hasil tersebut membuat The Lily Whites meneruskan tekanannya kepada Chelsea si pemuncak klasemen sementara Premier League. Dalam total 32 laga, Tottenham Hotspur kini telah mengumpulkan 71 angka atau cuman terpaut empat poin dari Chelsea yang telah memainkan 31 pertandingan. Sementara itu Bournemouth berkutat di peringkat 15 dengan 35 poin.

Harry Kane Sejajar Dengan Legenda Premier League

Kemenangan Tottenham Hotspur 4-0 atas Bournemouth di White Hart Lane dibagi secara merata oleh Moussa Dembele, Son Heung-min, Kane, dan Vincent Janssen. Satu gol Kane di laga ini berdasarkan pengamatan agen bola terbaik membuat Harry Kane menorehkan catatan istimewa. Itu adalah golnya yang ke-20 di Premier League musim ini, dan menjadikannya sudah tiga musim terakhir membukukan 20 gol atau lebih di liga.

Dua musim lalu dia mencetak 21 gol dari 34 laga, diikuti 25 gol dari 38 laga pada musim kemarin. Dengan catatan tersebut, Kane kini mengikuti jejak para penyerang elit seperti Alan Shearer (Blackburn Rovers), Thierry Henry (Arsenal), dan Ruud van Nistelrooy (Manchester United), yang mampu membuat 20 gol atau lebih di tiga musim beruntun.

Alan Shearer yang pertama membukukan catatan itu, dimulai pada musim 1993/2004 (31), 1994/1995 (34), dan 1995/1996 (31). Henry kemudian menyusulnya. Henry bahkan sebenarnya mencetak 20 gol atau lebih di lima musim beruntun, yakni sejak 2001/2002 (24 gol), 2002/2003 (24), 2003/2004 (30), 2004/2005 (25) dan 2005/2006 (27). Lalu penyerang Manchester United asal Belanda Van Nistelrooy melakukannya mulai musim 2001/2002 (23 gol), 2002/2003 (25), dan 2003/2004 (20).

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s